Penguatan Bumdes di Paser: Dili Berkah Mengkudu dan 80 Bumdes Lain Ikuti Penyusunan Dokumen Badan Usaha dan Analisa Usaha Ketahanan Pangan 2025
- Sep 24, 2025
- Mengkudu bersinar
Tanah Grogot 24 September 2025– Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, memulai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi desa melalui program ketahanan pangan. Program ini berfokus pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), yang diharapkan menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa.
Sebagai langkah awal, DPMD Paser secara intensif memfasilitasi penyusunan dokumen persyaratan badan hukum BUMDesa. "Status badan hukum ini sangat penting. Tanpa itu, BUMDesa tidak bisa mendapatkan akses ke pendanaan atau menjalankan bisnis secara legal," ujar Heriyanto, PIC BUMDes Kabupaten Paser.
Analisis Program Ketahanan Pangan Tahun 2025
DPMD Paser telah melakukan analisis mendalam terhadap program ketahanan pangan yang akan dijalankan pada tahun 2025. Analisis ini mencakup beberapa aspek penting:
Identifikasi Potensi: Menentukan desa-desa yang memiliki potensi unggulan dalam produksi pangan, seperti pertanian, perikanan, atau peternakan.
Ketersediaan Lahan dan Modal: Mengkaji ketersediaan lahan yang dapat dikelola oleh BUMDesa, serta akses terhadap modal dan pembiayaan.
Aspek Pemasaran: Menganalisis rantai pasok dan potensi pasar untuk produk-produk BUMDesa.
Sinergi dengan Program Pemerintah Lain: Menyinkronkan program BUMDesa dengan program pemerintah lain, seperti ketahanan pangan dan makan bergizi gratis (MBG)
"Kami ingin memastikan program ini tidak hanya berhasil dalam produksi, tetapi juga berkelanjutan secara ekonomi," tambah Ibu Jumiati. Melalui pendekatan ini, DPMD Paser berharap BUMDesa dapat berpartisipasi aktif dalam upaya pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan.
Kerja Sama Antar-Instansi
DPMD Paser juga menjalin kerja sama dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan BUMDesa. Para BUMDesa diharapkan dapat memperoleh bimbingan teknis dalam hal produksi, serta bantuan dalam proses perizinan dan pemasaran.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan desa, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan. Dengan adanya fasilitasi yang komprehensif dari DPMD, BUMDesa di Kabupaten Paser optimis dapat berperan penting dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan daerah.