Gali Potensi dan Tegaskan Batas Wilayah, Tim Tata Ruang Desa Mengkudu Gelar FGD Bersama Ketua RT dan Tokoh Masyarakat

  • Jun 10, 2026
  • Mengkudu bersinar

MENGKUDU – Bertempat di Gedung Posyandu Desa Mengkudu, Tim Tata Ruang Desa Mengkudu sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) atau Diskusi Kelompok Terarah pada Selasa, 09 Juni 2026. Forum strategis ini digelar dalam rangka penggalian informasi mendalam mengenai batas wilayah, pemetaan potensi, serta tindak lanjut penyusunan tata ruang desa yang berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mengkudu, Rebut Hamdi, jajaran Perangkat Desa, seluruh Ketua RT dari RT 01 sampai dengan RT 14, serta jajaran Tokoh Masyarakat Desa Mengkudu. Kehadiran seluruh elemen ini krusial guna memastikan akurasi data yang dihimpun dari tingkat akar rumput.

Tiga Poin Krusial Pembahasan

FGD ini difokuskan pada pengumpulan informasi dan penyamaan persepsi mengenai tiga hal utama:

  1. Penegasan Batas Wilayah: Memetakan kembali batas-batas lingkungan antar-RT secara partisipatif demi tertib administrasi pemerintahan desa dan mencegah potensi perselisihan batas di masa depan.

  2. Identifikasi Potensi Desa: Memetakan sektor-sektor unggulan desa—baik di bidang pertanian, perkebunan, maupun penguatan ekonomi melalui unit usaha desa—agar pengembangannya ke depan lebih terarah.

  3. Rencana Tindak Lanjut Tata Ruang: Merumuskan zonasi pemanfaatan ruang ruang desa untuk pemukiman, infrastruktur fasilitas umum, dan kawasan hijau yang seimbang.

Komitmen Mewujudkan Tata Ruang yang Jelas

Dalam arahannya, Kepala Desa Mengkudu, Rebut Hamdi, menegaskan bahwa keterlibatan aktif para Ketua RT dan Tokoh Masyarakat adalah kunci utama keberhasilan penataan ruang ini.

"Para Ketua RT dari RT 01 hingga RT 14 adalah garda terdepan yang paling memahami kondisi geografis dan sosial di lapangan. Melalui FGD ini, kita kumpulkan semua informasi penting tersebut agar kebijakan penataan ruang Desa Mengkudu ke depan memiliki dasar hukum yang kuat, transparan, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat," ujar Rebut Hamdi.

Sinergi Menuju Perencanaan yang Matang

Diskusi yang berlangsung di Gedung Posyandu berjalan sangat interaktif. Perwakilan RT dan Tokoh Masyarakat secara bergantian memberikan masukan berharga mengenai letak patok batas, histori wilayah, serta aspirasi mengenai pemanfaatan lahan fasilitas publik.

Seluruh data, catatan, dan hasil pemetaan yang diperoleh dari FGD ini nantinya akan diolah secara teknis oleh Tim Tata Ruang Desa Mengkudu. Hasil akhir dari rangkaian kegiatan ini akan menjadi dokumen acuan baku dalam penyusunan kebijakan pembangunan desa jangka panjang yang lebih tertata, terintegrasi, dan tepat sasaran.